Yani’s Weblog

it’s all about software engineering…

Ternyata…

June 30, 2008 Posted by yaniwid | fun | | 1 Comment

CMS berbasis AJAX

Ikhsan (2003) mencoba membangun CMS berbasis AJAX. Dengan kelebihan AJAX, CMS yang dihasilkan menjadi lebih interaktif dan mempunyai performansi yang lebih baik karena komunikasi dengan server dilakukan secara asinkron. Menurut saya, hasil yang dicapai pada TA ini bisa menjadi embrio sebuah produk software yang bagus.  Bisa dikembangkan menjadi berbagai CMS spesifik pada domain-domain tertentu…

Siapa yang mau melanjutkan ??

June 30, 2008 Posted by yaniwid | final project | | 7 Comments

Analisis vs Perancangan

Apa bedanya analisis dan perancangan ? Batasnya di mana ? Ini seringkali membuat bingung…

Ini kira-kira bedanya:
Analisis berfokus pada memodelkan problem domain. Tujuannya adalah memodelkan persoalan agar bisa dicari solusinya. Kita belum perlu mengidentifikasi lingkungan implementasi (seperti framework, bhs pemrograman, DBMS..) yang akan digunakan. Kita juga belum fokus pada kebutuhan yang sifatnya non fungsional seperti performansi, security, dll.

Perancangan berfokus pada memodelkan solusi. Model solusi harus dibuat dengan mengacu pada model analisis. Pada tahap ini, kita sudah mulai mengidentifikasi lingkungan implementasi yang akan digunakan. Pemilihan bhs pemrograman akan mempengaruhi model perancangan yang dibuat. Kita juga sudah mulai merancang bagaimana kebutuhan non fungsional bisa tercapai. Effort cukup besar harus dialokasikan pada tahap ini agar model perancangan menjadi lengkap dan berhasil menjadi solusi.

June 30, 2008 Posted by yaniwid | introduction | | No Comments Yet

Tahukah kamu ? (5)

Effort untuk melakukan coding pada rangkaian tahap software development bisa ditekan hingga hanya 20%.
Effort terbesar seharusnya dialokasikan untuk tahap design… Dari hasil design yang lengkap, dapat dibangkitkan source code (atau paling tidak skeleton-nya) dengan bantuan tool.

Yang biasa terjadi adalah, design secukupnya, kemudian coding … debuging… coding… debuging… coding…
Bisa-bisa, effort coding dan debuging mencapai 80%…

Jadi, pastikan design sudah dibuat cukup detil… Jangan bebani programmer dengan sisa pekerjaan design

June 27, 2008 Posted by yaniwid | others, software process | | 8 Comments

Mau protes ??

June 27, 2008 Posted by yaniwid | fun | | 3 Comments

Weaving pada AOP

Dengan AOP (aspect oriented programming), kita bisa melokalisir kode-kode program yang biasanya tersebar (cross-cut) di banyak kelas. Kode-kode tersebut biasanya berupa kode-kode untuk aspek tertentu seperti, kode untuk logging, kode untuk mekanisme security, dll..

Pada AOP, kita tidak hanya mendefinisikan class, tetapi juga mendefinisikan aspect, yang menjadi tempat lokalisasi kode-kode aspek tadi. Dengan demikian, apabila kita ingin mengubah salah satu aspek, kita tidak perlu menelusuri kelas-kelas yang terkena akibat perubahan…

Yang hebat adalah ide untuk ‘menyisipkan’ (weaving) kode-kode aspek tadi di baris yang tepat dan di kelas yang tepat. Proses ini dilakukan pada saat kompilasi kode. Contoh bahasa pemrograman berorientasi aspek adalah AspectJ yang merupakan perluasan dari Java.

Bramanian (1998 ) melakukan visualisasi mekanisme weaving ini, sehingga kita bisa lebih paham bagaimana mekanisme tersebut berjalan.

Ayo, siapa yang mau TA dengan topik AOP ??

June 27, 2008 Posted by yaniwid | final project | | 5 Comments

SDLC

SDLC (software development life cycle) adalah siklus yang harus dilakukan pada proses pembangunan perangkat lunak. Umumnya terdiri dari tahap berikut: analisis, perancangan, coding, pengujian, dan perawatan.

Bagaimana tahapan-tahapan tersebut dilaksanakan, akan tergantung pada model proses yang dipilih. Ada model water fall, prototyping, spiral, dll… Atau yang terbaru: Agile model… (ttg agile model, kita bahas di posting berikutnya).

June 27, 2008 Posted by yaniwid | introduction, software process | | 3 Comments

Business Process Outsourcing Service

Budi (2004), Wisnu (2004), dan Hananto (2004) berkolaborasi untuk menghasilkan produk Business Process Outsourcing Service, dengan contoh penerapannya pada Reporting Service. Sistem ini bisa diterapkan di sebuah perusahaan yang menerima outsource pembuatan business report dari berbagai perusahaan lain.

Hananto menyediakan antarmuka untuk mendefinisikan report yang ingin dibuat. Budi membangun subsistem reporting dimana business data dikumpulkan melalui SMS. Wisnu membangun subsistem yang sama dengan Budi, tetapi business data dikumpulkan dengan FTP. Good idea…

Budi sudah sidang. Wisnu, Hananto, keep working… !!

June 26, 2008 Posted by yaniwid | final project | | 2 Comments

Spend more time…

June 26, 2008 Posted by yaniwid | fun | | No Comments Yet

Tahukah kamu ? (4)

Untuk menghasilkan software berkualitas baik, cukup banyak quality factor yang harus diperhatikan.
Berikut adalah daftar quality factor (sebut saja the -ilities):
- usability
- portability
- maintainability
- adaptability
- extensibility
- testability
- availability
- …

Ayo, apa lagi ??

June 26, 2008 Posted by yaniwid | others, software quality | | 11 Comments