Yani’s Weblog

it’s all about software engineering…

SDLC

SDLC (software development life cycle) adalah siklus yang harus dilakukan pada proses pembangunan perangkat lunak. Umumnya terdiri dari tahap berikut: analisis, perancangan, coding, pengujian, dan perawatan.

Bagaimana tahapan-tahapan tersebut dilaksanakan, akan tergantung pada model proses yang dipilih. Ada model water fall, prototyping, spiral, dll… Atau yang terbaru: Agile model… (ttg agile model, kita bahas di posting berikutnya).

June 27, 2008 - Posted by yaniwid | introduction, software process | | 3 Comments

3 Comments »

  1. yuk yuk moving ke agile model yuuukkk
    saya (masih) pake UP yani, i luv it, tapiii..
    (nanti saya cerita di post saya ahhh, pbasari.wordpress.com pbasari.multiply.com)

    Comment by pbasari | June 29, 2008

  2. sy mau tanya nih, bedanya metodologi SDLC dan UML terletak dimana yah.. dan setiap tahapan SDLC ada gak di UML?…

    thanks

    Comment by andy p | October 27, 2008

  3. @andy:
    SDLC dan UML sama-sama bukan metodologi.
    SDLC (S/W development life cycle) memberikan gambaran tahapan pembangunan perangkat lunak, mulai dari pengumpulan kebutuhan, analisis, design, coding, dan testing.
    UML adalah notasi yang dapat kita gunakan untuk memodelkan hasil analisis dan hasil design kita.
    Jadi, jika kita misalnya menggunakan metode berorientasi-objek (mis. RUP=Rational Unified Process), kita bisa menggunakan UML sebagai notasi untuk memodelkan hasil analisis dan design-nya. Tapi jika kita menggunakan metode terstruktur, kita menggunakan notasi lain untuk memodelkan hasil analisis dan design-nya, seperti DFD, ERD, dll.

    Comment by yaniwid | October 27, 2008


Leave a comment