Yani’s Weblog

it’s all about software engineering…

Tahukah kamu ? (5)

Effort untuk melakukan coding pada rangkaian tahap software development bisa ditekan hingga hanya 20%.
Effort terbesar seharusnya dialokasikan untuk tahap design… Dari hasil design yang lengkap, dapat dibangkitkan source code (atau paling tidak skeleton-nya) dengan bantuan tool.

Yang biasa terjadi adalah, design secukupnya, kemudian coding … debuging… coding… debuging… coding…
Bisa-bisa, effort coding dan debuging mencapai 80%…

Jadi, pastikan design sudah dibuat cukup detil… Jangan bebani programmer dengan sisa pekerjaan design

June 27, 2008 - Posted by yaniwid | others, software process | | 8 Comments

8 Comments »

  1. setuju, Bu

    saya suka coding, tapi saya tidak suka coding berlebihan.

    (pengalaman PPL kemarin)

    Comment by Petra Barus | June 27, 2008

  2. yani..
    kalo main pake tools tools generator, hihihi, boleh ga?
    sekarang mainannya ada tabel, generate jadi class
    ada tabel, generate jadi form..

    desain itu bebaaaannnn sekali, karena saya merasa belum tahu bentuk wujudnya kalo belum di-code, hehehehehe
    boleh kan quick design (spt di prototyping model)

    Comment by pbasari | June 29, 2008

  3. Petra, memang harus begitu.. Sekarang bukan jamannya coding dari awal…

    Ayi, untuk pakai tools, tetap saja kita harus merancang dulu… Tabel harus dirancang berdasarkan hasil analisis kebutuhan data juga kan ? Quick design seperti di agile process model boleh-boleh saja untuk kasus tertentu…

    Comment by yaniwid | June 30, 2008

  4. Setelah saya mengalami kerja praktek, sekarang kerasa banget yang namanya butuh dokumentasi, karena saya kp-nya memang jadi programmer beneran, ga pake nyicip jadi analyst, waktu di PPL, hehe..

    Comment by ibun | July 1, 2008

  5. Dari hasil design yang lengkap, dapat dibangkitkan source code (atau paling tidak skeleton-nya) dengan bantuan tool

    Hmm, apakah kodenya “sebersih” kalau misal dikode sendiri oleh sang pemrogram, Bu? Hehe, biasanya sih kode yang di-generate terasa kurang “clean”.

    -Diaz-

    Comment by KnightDNA | July 2, 2008

  6. @Diaz,

    contohnya kurang “clean” gimana, nih?

    Comment by Petra Barus | July 2, 2008

  7. Diaz, mungkin gaya memrogramnya yang kurang sreg dengan kita ya ? Tantangannya adalah membuat code generator yang pas untuk banyak orang… ;-)

    Comment by yaniwid | July 2, 2008

  8. @Diaz: kodenya bisa jadi bersih-bersih aja, kalo generatornya bagus.. Di tempat saya, udah diprektekin generator dari input tabel di file excel dengan output beberapa file java dan hasilnya memuaskan kok. Jadi kalo ada yang gampang, ngapain dibuat susah?

    Comment by ibun | July 2, 2008


Leave a comment