Yani’s Weblog

it’s all about software engineering…

Adaptasi Komponen S/W

Idealnya, komponen S/W bisa langsung digunakan tanpa harus dilakukan modifikasi. Akan tetapi, seringkali terjadi kondisi dimana komponen yang akan kita gunakan perlu dimodifikasi, perlu diadaptasi. Teorinya, ada tiga kategori cara adaptasi komponen, yaitu:

  1. white box; kita bisa memodifikasi source code-nya sehingga sesuai dengan kebutuhan. Ini bisa dilakukan jika source code komponen memang tersedia.
  2. grey box; kita bisa memodifikasi komponen dengan memanfaatkan API yang disediakan oleh pembuat komponennya. Modifikasi ini akan lebih mudah, karena kita tidak perlu paham terlalu detil mengenai implementasi komponen tersebut.
  3. black box; komponen seperti ‘kotak hitam’; kita harus menggunakan apa adanya. Adaptasi dilakukan dengan pre-processing terhadap data masukan atau post processing terhadap data keluaran komponen. Kita membuat ‘adapter’ agar komponen bisa match dengan kebutuhan kita tanpa dimodifikasi.

Itu teorinya. Kenyataannya ? Silahkan berbagi pengalaman…

August 14, 2008 - Posted by yaniwid | CBSE | | 3 Comments

3 Comments »

  1. jadi teringat waktu KP bu…

    Dari pengalaman sih yang adaptasi yang paling mudah memang grey box. Black box lebih enak dipakai jika sejak awal pembangunan S/W data yang akan digunakan sudah sesuai dengan komponen yang akan digunakan, jadi tidak perlu membuat ‘adapter’ lagi. Lain cerita jika ditengah-tengah pembangunan S/W tiba2 harus nambah komponen secara black box.

    Comment by btyop | August 14, 2008

  2. saya masih nggak ngerti dengan grey box.

    untuk white box, struktur dan penulisan kodenya harus ‘baik’.

    untuk black box, dokumentasinya mesti lengkap.

    kalo kedua asumsi di atas tidak/kurang memenuhi.. maka muncul peran baru.. hacker..

    Comment by pebbie | August 14, 2008

  3. Tyo, thx sharing-nya.

    Peb, teorinya untuk yang grey box, komponen di-deliver dengan API-nya.

    Comment by yaniwid | August 15, 2008


Leave a comment