Adaptasi Komponen S/W
Idealnya, komponen S/W bisa langsung digunakan tanpa harus dilakukan modifikasi. Akan tetapi, seringkali terjadi kondisi dimana komponen yang akan kita gunakan perlu dimodifikasi, perlu diadaptasi. Teorinya, ada tiga kategori cara adaptasi komponen, yaitu:
- white box; kita bisa memodifikasi source code-nya sehingga sesuai dengan kebutuhan. Ini bisa dilakukan jika source code komponen memang tersedia.
- grey box; kita bisa memodifikasi komponen dengan memanfaatkan API yang disediakan oleh pembuat komponennya. Modifikasi ini akan lebih mudah, karena kita tidak perlu paham terlalu detil mengenai implementasi komponen tersebut.
- black box; komponen seperti ‘kotak hitam’; kita harus menggunakan apa adanya. Adaptasi dilakukan dengan pre-processing terhadap data masukan atau post processing terhadap data keluaran komponen. Kita membuat ‘adapter’ agar komponen bisa match dengan kebutuhan kita tanpa dimodifikasi.
Itu teorinya. Kenyataannya ? Silahkan berbagi pengalaman…
3 Comments »
Leave a comment
-
Archives
- November 2009 (5)
- October 2009 (15)
- September 2009 (12)
- August 2009 (5)
- July 2009 (4)
- June 2009 (7)
- May 2009 (14)
- April 2009 (7)
- March 2009 (7)
- February 2009 (18)
- January 2009 (15)
- December 2008 (13)
-
Categories
- analysis
- aspect oriented
- CBSE
- critical system
- design
- digital learning
- e-business
- ecosystem
- final project
- fun
- health informatics
- introduction
- lecture
- maintenance
- method
- oop
- others
- programming
- project
- project management
- quality
- real time system
- requirement
- research
- service computing
- soa
- software architecture
- software metrics
- software process
- software product
- software quality
- software standard
- technology
- testing
- tools
- Uncategorized
- webE
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
jadi teringat waktu KP bu…
Dari pengalaman sih yang adaptasi yang paling mudah memang grey box. Black box lebih enak dipakai jika sejak awal pembangunan S/W data yang akan digunakan sudah sesuai dengan komponen yang akan digunakan, jadi tidak perlu membuat ‘adapter’ lagi. Lain cerita jika ditengah-tengah pembangunan S/W tiba2 harus nambah komponen secara black box.
saya masih nggak ngerti dengan grey box.
untuk white box, struktur dan penulisan kodenya harus ‘baik’.
untuk black box, dokumentasinya mesti lengkap.
kalo kedua asumsi di atas tidak/kurang memenuhi.. maka muncul peran baru.. hacker..
Tyo, thx sharing-nya.
Peb, teorinya untuk yang grey box, komponen di-deliver dengan API-nya.