Yani’s Weblog

it’s all about software engineering…

OOAD Methods

Sejak OOP (object-oriented programming) semakin mature, mulailah banyak orang yang mendefinisikan metode untuk analisis berorientasi objek. Dan kemudian metode perancangan berorientasi objek. Mereka berlomba mendefinisikan metode yang dianggap paling ideal. Beberapa metode tersebut bahkan menggunakan notasi pemodelan yang berlainan.

Berikut contoh OOAD methods:
- OOAD (Object Oriented Analysis and Design)-nya Coad-Yourdon
- OOAD (Object Oriented Analysis and Design)-nya Booch
- OMT (Object Modeling Techniques)-nya Rumbaugh
- OOSE (Object Oriented Software Engineering)-nya Jacobson
- RDD (Responsibility Driven Design)-nya Wirfs-Brock
Dan masih banyak lagi…

Banyaknya metode dan beragamnya notasi cukup menyulitkan orang untuk memilih yang terbaik. Akhirnya, dimulainya usaha untuk unifikasi. Dimulai dengan unifikasi notasi pemodelan dengan didefinisikannya UML (Unified Modeling Language). Dan dilanjutkan dengan unifikasi model proses dengan didefinisikannya Unified Process (UP). UML mengadopsi berbagai notasi pemodelan dari notasi-notasi yang sudah ada sebelumnya, yang dianggap punya nilai lebih. Sedangkan UP didefinisikan dengan mengacu pada berbagai best practices yang ada…

September 25, 2008 - Posted by yaniwid | introduction, method | | 1 Comment

1 Comment »

  1. [...] tahap analisis dan design. Setelah UTS, mulai dibahas metode berorientasi-objek. Dari berbagai metode OOAD yang ada, Unified Process-lah yang dipilih. Bahasan mencakup workflow: requirement dan analysis and [...]

    Pingback by Resume Kuliah RPL « Yani’s Weblog | May 16, 2009


Leave a comment