Jadi, buat apa dong ?
Ada kesimpulan menarik yang muncul dari hasil pelaksanaan tugas analisis dan design WebApp. Kesimpulan tersebut adalah: “Dokumentasinya tambah buanyak… Kayaknya lebih cepat langsung buat programnya…”
Jadi, buat apa dong setumpuk dokumen (yang berisi berbagai model) tersebut ?
Selain sebagai dasar atau pedoman pembangunan software untuk tahap berikutnya (model requirement sebagai dasar untuk analisis; model analisis sebagai dasar untuk perancangan; model perancangan sebagai dasar implementasi dalam bentuk kode program; dst), dokumen tersebut akan sangat membantu proses perawatan (maintenance) software tersebut di masa yang akan datang. Jadi, kalau software-nya tidak operasional dan tidak perlu dirawat, manfaat dokumentasi yang lengkap memang tidak terasa.
Lebih cepat kalau langsung buat program ?
Ya, akan lebih cepat langsung membuat programnya jika software yang dibangun adalah software skala kecil. Itupun, programmer-nya harus merangkap sebagai analis dan designer.
Kompromi coba dibuat pada Agile Process Model. Dokumentasi yang lengkap tidak lagi menjadi prioritas (lihat Manifesto for Agile Software Development). Tapi itupun tidak cocok untuk setiap jenis software. Dan hanya developer yang sudah berpengalaman yang akan sukses menerapkan Agile Process Model…
4 Comments »
Leave a comment
-
Archives
- January 2010 (1)
- December 2009 (8)
- November 2009 (5)
- October 2009 (15)
- September 2009 (12)
- August 2009 (5)
- July 2009 (4)
- June 2009 (7)
- May 2009 (14)
- April 2009 (7)
- March 2009 (7)
- February 2009 (18)
-
Categories
- analysis
- aspect oriented
- CBSE
- critical system
- design
- digital learning
- e-business
- ecosystem
- final project
- fun
- health informatics
- introduction
- lecture
- maintenance
- method
- oop
- others
- programming
- project
- project management
- quality
- real time system
- requirement
- research
- service computing
- soa
- software architecture
- software developer
- software metrics
- software process
- software product
- software quality
- software standard
- technology
- testing
- tools
- Uncategorized
- webE
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
Heuu… Itu kesimpulan sepihaknya si Ivan Bu… Bukan kesimpulan kelompok, hihi…
bukannya ada yang bisa generated yah
*clingak clinguk*
YOOOOOOOW….
betul banget bu… (^_^)
Mungkin karena kemaren sample kasusnya itu terlalu kecil…
jadi sepertinya lebih mudah kalau di koding langsung (^_^)
Oh iya, sebenernya ada satu tambahan kesimpulan lagi bu, yang kelupaan dibilangin, “Dengan tugas ini, jadi tau kalo itulah kenapa ‘biasanya’ gaji Analis lebih besar dari programmer”
(^_^)
Reisha, kesimpulan seperti ini memang wajar muncul kok… Jangankan dari mahasiswa, dari para praktisi-nya juga kadang-kadang begini.
Petra, untuk membangkitkan report, tetap saja sebelumnya kita harus membuat berbagai model dulu. Biasanya jika tool yang kita gunakan cukup lengkap, maka dokumentasi bisa langsung dibangkitkan. Bahkan perkembangan saat ini adalah membuat software dengan hanya membuat modelnya saja (MDA)…
Ya Ivan, untuk kasus di kelas memang nggak bisa terlalu besar. Nanti nggak bisa dikerjakan semalam…