OOD: From design to implementation
Hasil OOD (OO design) yang siap diimplementasikan adalah design detil untuk setiap kelas yang sudah pula memperlihatkan librabry/framework/komponen yang akan digunakan. Jadi, programmer benar-benar tinggal memetakan bahasa design ke bahasa pemrograman tertentu.
Salah satu yang harus diperhatikan adalah bagaimana design detil untuk setiap hubungan antar kelas. Bagaimana inheritance akan diimplementasikan, bagaimana asosiasi akan diimplementasikan. Untuk inheritance, kita perlu melihat dukungan konsep ini di bahasa pemrograman yang akan digunakan. Untuk asosiasi, kita perlu lebih detil melihat jenis asosiasinya. Bagaimana, misalnya, mandatory association akan diimplementasikan; bagaimana multiplicity (1 ke 1, 1 ke n, n ke m, dll) pada asosiasi akan diimplementasikan…
Jadi, pastikan hasil design anda benar-benar siap diimplementasikan oleh programmer…
(psstt… kalau jadi, semester depan saya akan mengajar Pemrograman Berorientasi Objek… siap-siap memrogram lagi …
)
-
Archives
- January 2010 (1)
- December 2009 (8)
- November 2009 (5)
- October 2009 (15)
- September 2009 (12)
- August 2009 (5)
- July 2009 (4)
- June 2009 (7)
- May 2009 (14)
- April 2009 (7)
- March 2009 (7)
- February 2009 (18)
-
Categories
- analysis
- aspect oriented
- CBSE
- critical system
- design
- digital learning
- e-business
- ecosystem
- final project
- fun
- health informatics
- introduction
- lecture
- maintenance
- method
- oop
- others
- programming
- project
- project management
- quality
- real time system
- requirement
- research
- service computing
- soa
- software architecture
- software developer
- software metrics
- software process
- software product
- software quality
- software standard
- technology
- testing
- tools
- Uncategorized
- webE
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS