OOD: Relationship between classes
Saat run time, objek-objek akan saling berkomunikasi sehingga akhirnya suatu fitur perangkat lunak dijalankan sesuai skenario. Bagaimana memodelkan hal ini di tahap design ?
Hal tersebut dapat kita modelkan secara lengkap dalam bentuk relasi antar kelas. Ada tiga kategori relasi:
- asosiasi memodelkan komunikasi antar objek saat run time…
- generalisasi memodelkan hirarki kelas; sebuah kelas didefinisikan sebagai bentuk umum dari sekumpulan kelas lainnya; atribut dan methods kelas yang lebih umum (general) akan diwariskan ke kelas-kelas turunannya (inheritance)…
- dependensi memodelkan ketergantungan suatu kelas terhadap kelas lainnya; seberapa jauh modifikasi suatu kelas akan berpengaruh terhadap kelas lainnya…
Pemodelan yang lengkap akan membantu kita saat akan merancang setiap kelas lebih detil lagi (detail design), sehingga akhirnya siap dipetakan ke bahasa pemrograman tertentu…
12 Comments »
Leave a comment
-
Archives
- January 2010 (1)
- December 2009 (8)
- November 2009 (5)
- October 2009 (15)
- September 2009 (12)
- August 2009 (5)
- July 2009 (4)
- June 2009 (7)
- May 2009 (14)
- April 2009 (7)
- March 2009 (7)
- February 2009 (18)
-
Categories
- analysis
- aspect oriented
- CBSE
- critical system
- design
- digital learning
- e-business
- ecosystem
- final project
- fun
- health informatics
- introduction
- lecture
- maintenance
- method
- oop
- others
- programming
- project
- project management
- quality
- real time system
- requirement
- research
- service computing
- soa
- software architecture
- software developer
- software metrics
- software process
- software product
- software quality
- software standard
- technology
- testing
- tools
- Uncategorized
- webE
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
Jadi ingat pernah bikin note di Facebook tentang Relationship, hihi…
Jadi ingat kuLiah dengan Ibu,.
@Reisha:
Relasi siapa dengan siapa ??
@Dwinanto:
Syukurlah kalau masih ingat…
[...] Association between objects Seperti telah dijelaskan sebelumnya, asosiasi memodelkan komunikasi antar objek saat run-time. Seperti halnya objek yang kita [...]
Wew, siapa dengan siapa? Hoho… Ga kok Bu… Cuma menerjemahkan Relationship dalam UML ke dalam bahasa Relationship di dalam Facebook. Cukup nyambung lho Bu, hehe…
Cihiy Reisha, jangan ngomongin kita dong ah, ga enak nih..
Btw, bu.. saya sampe sekarang masih sering ketuker tuker kalo ngegambar ketiga relasi itu di UML. Yang saya tau mah ada dua buletan, trus ada garis, hehe…
@Ibun:
Urusan dengan Reisha, saya nggak ikut campur ya…
Yang penting bukan hafal notasinya. Tapi justru pengertiannya. Kapan kita perlu menggambar asosiasi. Kapan asosiasi-nya kita perjelas jadi agregasi atau komposisi. Kapan kita mengubah asosiasi jadi dependensi (ini belum di-post)… Bahkan lebih detil lagi, bagaimana multiplicity-nya, bagaimana direction-nya…
Ini penting lho, terutama pada saat kita ingin memanfaatkan tool yang mencakup code generator…
Ibun tukang fitnah…
waduh waduh, kayanya susah ya, bu.. tapi makasi ya, bu. Mulai saat ini, saya akan belajar tentang UML dengan sungguh-sungguh, bu.. (padahal kuliahnya udah lewat, hehe).
Btw, saya dan Reisha ga ada apa2 kok,
Padahal mah yang namanya relasi kan macem2 ya, bu.. Ada dependensi juga, kaya saya dan Reisha. Saya butuh Reisha untuk dokumen UML buat tugas, makanya saya ga ngerti2 sama UML ,huhu…
@Ibun:
Belajar nggak harus untuk kuliah kan ?
hehe, iya bu.. bukan untuk kuliah aja.. makanya bu, saya ga mau cepet-cepet lulus, saya masih banyak pengen belajar. Nanti perwalian saya pengen cerita ya, bu…
OK Ibun…