Yani’s Weblog

it’s all about software engineering…

OOD: Relationship between classes

Saat run time, objek-objek akan saling berkomunikasi sehingga akhirnya suatu fitur perangkat lunak dijalankan sesuai skenario. Bagaimana memodelkan hal ini di tahap design ?

Hal tersebut dapat kita modelkan secara lengkap dalam bentuk relasi antar kelas. Ada tiga kategori relasi:

  • asosiasi memodelkan komunikasi antar objek saat run time
  • generalisasi memodelkan hirarki kelas; sebuah kelas didefinisikan sebagai bentuk umum dari sekumpulan kelas lainnya; atribut dan methods kelas yang lebih umum (general) akan diwariskan ke kelas-kelas turunannya (inheritance)…
  • dependensi memodelkan ketergantungan suatu kelas terhadap kelas lainnya; seberapa jauh modifikasi suatu kelas akan berpengaruh terhadap kelas lainnya…

Pemodelan yang lengkap akan membantu kita saat akan merancang setiap kelas lebih detil lagi (detail design), sehingga akhirnya siap dipetakan ke bahasa pemrograman tertentu…

January 9, 2009 - Posted by yaniwid | design | | 12 Comments

12 Comments »

  1. Jadi ingat pernah bikin note di Facebook tentang Relationship, hihi…

    Comment by reiSHA | January 9, 2009

  2. Jadi ingat kuLiah dengan Ibu,. :D

    Comment by dwinanto | January 9, 2009

  3. @Reisha:
    Relasi siapa dengan siapa ?? :-)

    @Dwinanto:
    Syukurlah kalau masih ingat… :-)

    Comment by yaniwid | January 12, 2009

  4. [...] Association between objects Seperti telah dijelaskan sebelumnya, asosiasi memodelkan komunikasi antar objek saat run-time. Seperti halnya objek yang kita [...]

    Pingback by OOD: Association between objects « Yani’s Weblog | January 13, 2009

  5. Wew, siapa dengan siapa? Hoho… Ga kok Bu… Cuma menerjemahkan Relationship dalam UML ke dalam bahasa Relationship di dalam Facebook. Cukup nyambung lho Bu, hehe…

    Comment by reiSHA | January 13, 2009

  6. Cihiy Reisha, jangan ngomongin kita dong ah, ga enak nih.. :P

    Btw, bu.. saya sampe sekarang masih sering ketuker tuker kalo ngegambar ketiga relasi itu di UML. Yang saya tau mah ada dua buletan, trus ada garis, hehe…

    Comment by ibun | January 14, 2009

  7. @Ibun:
    Urusan dengan Reisha, saya nggak ikut campur ya… :-)

    Yang penting bukan hafal notasinya. Tapi justru pengertiannya. Kapan kita perlu menggambar asosiasi. Kapan asosiasi-nya kita perjelas jadi agregasi atau komposisi. Kapan kita mengubah asosiasi jadi dependensi (ini belum di-post)… Bahkan lebih detil lagi, bagaimana multiplicity-nya, bagaimana direction-nya…
    Ini penting lho, terutama pada saat kita ingin memanfaatkan tool yang mencakup code generator…

    Comment by yaniwid | January 15, 2009

  8. Ibun tukang fitnah…

    Comment by reiSHA | January 16, 2009

  9. waduh waduh, kayanya susah ya, bu.. tapi makasi ya, bu. Mulai saat ini, saya akan belajar tentang UML dengan sungguh-sungguh, bu.. (padahal kuliahnya udah lewat, hehe).

    Btw, saya dan Reisha ga ada apa2 kok, :D Padahal mah yang namanya relasi kan macem2 ya, bu.. Ada dependensi juga, kaya saya dan Reisha. Saya butuh Reisha untuk dokumen UML buat tugas, makanya saya ga ngerti2 sama UML ,huhu…

    Comment by ibun | January 16, 2009

  10. @Ibun:
    Belajar nggak harus untuk kuliah kan ?

    Comment by yaniwid | January 19, 2009

  11. hehe, iya bu.. bukan untuk kuliah aja.. makanya bu, saya ga mau cepet-cepet lulus, saya masih banyak pengen belajar. Nanti perwalian saya pengen cerita ya, bu…

    Comment by ibun | January 21, 2009

  12. OK Ibun…

    Comment by yaniwid | January 22, 2009


Leave a comment