S/W Architecture vs NFRs
Arsitektur seperti apa yang cocok untuk software yang sedang kita bangun, erat kaitannya dengan kebutuhan non fungsional yang telah ditetapkan (non functional requirements/NFRs). Satu NFR dengan NFR lainnya bisa saling sinergi, bisa juga terjadi konflik. Berikut adalah beberapa contohnya:
- Jika performansi adalah NFR yang kritis, pilihkan arsitektur software yang melokalisasi fungsi-fungsi yang kritis pada sebuah modul atau sejumlah kecil modul. Dengan demikian, fungsi-fungsi kritis tersebut dapat dieksekusi tanpa butuh banyak effort untuk komunikasi antar-modul…
- Jika security adalah NFR yang kritis, maka struktur layered architecture adalah pilihan tepat. Aset yang harus diamankan disembunyikan di lapisan terdalam dengan validasi tingkat tinggi untuk setiap akses terhadap layer ini…
- Jika safety adalah NFR yang kritis, maka fungsi-fungsi terkait safety ini juga sebaiknya dilokalisasi di satu atau sejumlah kecil modul sehingga meminimasi biaya dan effort untuk melakukan safety validation…
- Jika availability adalah NFR yang kritis, pastikan ada komponen yang berjalan redundant sehingga jika terjadi kegagalan pada suatu komponen software, komponen cadangannya bisa mengambil alih…
- Jika maintainability adalah NFR yang kritis, maka arsitektur yang membagi software dalam komponen-komponen yang masing-masing terbungkus dengan baik, adalah pilihan yang tepat. Modifikasi dilokalisasi di sebuah komponen, dengan efek perubahan yang seminimal mungkin terhadap komponen lainnya…
Bagaimana jika ada konflik ??
Kompromi perlu dilakukan untuk menentukan prioritas kebutuhan, sehingga solusi yang dipilih adalah solusi optimal…
6 Comments »
Leave a comment
-
Archives
- December 2009 (8)
- November 2009 (5)
- October 2009 (15)
- September 2009 (12)
- August 2009 (5)
- July 2009 (4)
- June 2009 (7)
- May 2009 (14)
- April 2009 (7)
- March 2009 (7)
- February 2009 (18)
- January 2009 (15)
-
Categories
- analysis
- aspect oriented
- CBSE
- critical system
- design
- digital learning
- e-business
- ecosystem
- final project
- fun
- health informatics
- introduction
- lecture
- maintenance
- method
- oop
- others
- programming
- project
- project management
- quality
- real time system
- requirement
- research
- service computing
- soa
- software architecture
- software developer
- software metrics
- software process
- software product
- software quality
- software standard
- technology
- testing
- tools
- Uncategorized
- webE
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
Tampaknya yang paling cocok untuk aplikasi web adalah availability,.
Tergantung aplikasinya… Menurut saya, security dan performansi juga hal yang penting di aplikasi berbasis web…
untuk aplikasi web rasanya karena banyak sekali yang butuh, justru makin banyak NFRnya
setuju, kembali ke kebutuhan webnya sih
kalo webnya itu web perbankan jelas kebutuhannya akan banyak sekali: security, scalability, availability, dll
kalo webnya misal aplikasi menghitung kurs, ya gak butuh banyak NFR rasanya
bu .. untuk software architecture buku yg bagus apa ya ?
@Weltam:
Saya belum coba eksplor buku2 khusus software architecture. Saya baru punya satu e-book dan kelihatannya cukup lengkap:
The Art of Software Architecture—Design Methods and Techniques, Stephen T. Albin, 2003
Ttg software architecture ini juga bisa dicari di buku2 software engineering yang umum. Meskipun bahasannya singkat.
Terima Kasih banyak ya bu …
akan saya baca…