The Art of Marriage
Jum’at malam lalu, saya beli Martabak Mesir di Pondok Kapau Simpang Dago. Saat bayar di kasir, terbaca sebuah puisi indah, The Art of Marriage. Setelah saya browsing, ketemu di sini. Ternyata itu puisinya yang sudah cukup lama.
Ini lengkapnya:
The Art of Marriage
A good marriage must be created.
In the marriage the little things are the big things.
It is never being too old to hold hands.
It is remembering to say ‘I love you’ at least once a day.
It is never going to sleep angry.
It is having a mutual sense of values and common objectives.
It is standing together and facing the world…..
It is forming a circle of love that gathers in the whole family.
It is speaking words of appreciation and demonstrating gratitude in thoughtful ways.
It is having the capacity to forgive and forget.
It is giving each other an atmosphere in which each can grow.
It is a common search for the good and the beautiful.
It is not only marrying the right person.
It is being the right partner.
Wilferd A. Peterson.
This poem was included in a 1961 anthology published by Simon & Schuster, USA, and copyrighted in the name of Wilferd A. Peterson.
OOD: Relationship between classes
Saat run time, objek-objek akan saling berkomunikasi sehingga akhirnya suatu fitur perangkat lunak dijalankan sesuai skenario. Bagaimana memodelkan hal ini di tahap design ?
Hal tersebut dapat kita modelkan secara lengkap dalam bentuk relasi antar kelas. Ada tiga kategori relasi:
- asosiasi memodelkan komunikasi antar objek saat run time…
- generalisasi memodelkan hirarki kelas; sebuah kelas didefinisikan sebagai bentuk umum dari sekumpulan kelas lainnya; atribut dan methods kelas yang lebih umum (general) akan diwariskan ke kelas-kelas turunannya (inheritance)…
- dependensi memodelkan ketergantungan suatu kelas terhadap kelas lainnya; seberapa jauh modifikasi suatu kelas akan berpengaruh terhadap kelas lainnya…
Pemodelan yang lengkap akan membantu kita saat akan merancang setiap kelas lebih detil lagi (detail design), sehingga akhirnya siap dipetakan ke bahasa pemrograman tertentu…
OOD: From design to implementation
Hasil OOD (OO design) yang siap diimplementasikan adalah design detil untuk setiap kelas yang sudah pula memperlihatkan librabry/framework/komponen yang akan digunakan. Jadi, programmer benar-benar tinggal memetakan bahasa design ke bahasa pemrograman tertentu.
Salah satu yang harus diperhatikan adalah bagaimana design detil untuk setiap hubungan antar kelas. Bagaimana inheritance akan diimplementasikan, bagaimana asosiasi akan diimplementasikan. Untuk inheritance, kita perlu melihat dukungan konsep ini di bahasa pemrograman yang akan digunakan. Untuk asosiasi, kita perlu lebih detil melihat jenis asosiasinya. Bagaimana, misalnya, mandatory association akan diimplementasikan; bagaimana multiplicity (1 ke 1, 1 ke n, n ke m, dll) pada asosiasi akan diimplementasikan…
Jadi, pastikan hasil design anda benar-benar siap diimplementasikan oleh programmer…
(psstt… kalau jadi, semester depan saya akan mengajar Pemrograman Berorientasi Objek… siap-siap memrogram lagi …
)
Health Informatics
Health informatics atau medical informatics merupakan irisan dari tiga bidang ilmu, yaitu information science, computer science, dan health care. Kajiannya mencakup sumberdaya, peralatan, dan metode untuk optimasi pengumpulan, penyimpanan, dan pengambilan kembali informasi kesehatan dan biomedicine. Sub-kajiannya ternyata cukup banyak, mencakup: clinical informatics, nursing informatics, imaging informatics, consumer health informatics, public health informatics, dental informatics, clinical research informatics, translational research informatics. bioinformatics, veterinary informatics, pharmacy informatics, dan healthcare management informatics.
Salah satu yang menarik adalah consumer health informatics, yang didefinisikan oleh Gunther Eysenbach (2000) sebagai berikut: the branch of medical informatics that analyses consumers’ needs for information; studies and implements methods of making information accessible to consumers; and models and integrates consumers’ preferences into medical information systems.
Ya, setelah banyak terlibat dengan berbagai penyakit dan beberapa anggota keluarga yang sakit, saya pikir sudah saatnya pasien dan keluarga pasien mendapatkan informasi yang lengkap dan dapat dipercaya tentang penyakitnya dan alternatif pengobatannya. Informasi yang saat ini mudah diperolah via internet, kadang-kadang tidak bisa dipercaya dan bahkan malah membuat kita semakin cemas…
(sumber: Wikipedia)
Back to work…
Setelah liburan beberapa hari, saatnya mulai bekerja. Di bulan Desember kemarin, catatan saya di blog ini cukup jauh berkurang. Di tahun ini, saya bercita-cita untuk lebih fokus ke beberapa kajian berikut:
- SOA (services oriented architecture); akan saya ulas sekilas tentang konsep, teknologi, dan beberapa riset di bidang ini
- AOSD (aspect oriented software development); saya sudah jauh tertinggal …
- health informatics; kajian baru yang sedang menarik perhatian saya...
Itu saja… Kalau banyak-banyak malah jadi tidak fokus ya…
-
Archives
- January 2010 (1)
- December 2009 (8)
- November 2009 (5)
- October 2009 (15)
- September 2009 (12)
- August 2009 (5)
- July 2009 (4)
- June 2009 (7)
- May 2009 (14)
- April 2009 (7)
- March 2009 (7)
- February 2009 (18)
-
Categories
- analysis
- aspect oriented
- CBSE
- critical system
- design
- digital learning
- e-business
- ecosystem
- final project
- fun
- health informatics
- introduction
- lecture
- maintenance
- method
- oop
- others
- programming
- project
- project management
- quality
- real time system
- requirement
- research
- service computing
- soa
- software architecture
- software developer
- software metrics
- software process
- software product
- software quality
- software standard
- technology
- testing
- tools
- Uncategorized
- webE
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS