Cost of Data Migration
Menyambung tulisan sebelumnya tentang migrasi data di sini dan di sini, ternyata kami berhadapan dengan data yang tidak bisa dimigrasi secara otomatis. Kenapa ?
Beberapa data ternyata punya struktur yang tidak normal sehingga perlu dipecah-pecah terlebih dahulu menjadi potongan-potongan kecil. Beberapa data disimpan dalam format teks panjang yang sebenarnya terdiri dari beberapa item data, sehingga perlu parsing terlebih dahulu. Format teks yang tidak seragam menyulitkan parsing otomatis. Belum lagi data yang belum terjamin validitasnya. Beberapa kode yang disimpan langsung dengan deskripsinya, dan tidak divalidasi saat di-entri dulu, menyulitkan kami untuk karena sistem yang baru menuntut validitas data yang tersimpan.
Jika saja proses migrasi dapat dilakukan otomatis, maka cost-nya hanya sebatas cost untuk membuat sejumlah program kecil. Tapi, dengan kondisi seperti ini, perlu effort yang cukup besar karena sejumlah pekerjaan perlu dilakukan manual, yang artinya sejumlah tenaga (orang) perlu direkrut untuk melakukannya…
No comments yet.
Leave a comment
-
Archives
- January 2010 (1)
- December 2009 (8)
- November 2009 (5)
- October 2009 (15)
- September 2009 (12)
- August 2009 (5)
- July 2009 (4)
- June 2009 (7)
- May 2009 (14)
- April 2009 (7)
- March 2009 (7)
- February 2009 (18)
-
Categories
- analysis
- aspect oriented
- CBSE
- critical system
- design
- digital learning
- e-business
- ecosystem
- final project
- fun
- health informatics
- introduction
- lecture
- maintenance
- method
- oop
- others
- programming
- project
- project management
- quality
- real time system
- requirement
- research
- service computing
- soa
- software architecture
- software developer
- software metrics
- software process
- software product
- software quality
- software standard
- technology
- testing
- tools
- Uncategorized
- webE
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS