Yani’s Weblog

it’s all about software engineering…

Resume Kuliah PBO

Kemarin sore adalah kuliah terakhir PBO (Pemrograman Berorientasi Objek) di Prodi Teknik Informatika ITB. Apa saja yang sudah kita pelajari sepanjang satu semeter ini ?

Kuliah dimulai dengan pembahasan beberapa konsep baru seperti objek dan kelas (ingat 4 sekawan plus satu dengan operasi stream ?), atribut, method, pewarisan (termasuk multiple inheritance dengan segala permasalahannya), dan polimorfisme. Selanjutnya, kita melihat C++. Bagaimana konsep-konsep tersebut diterapkan di C++ dan ada fitur khas apa di C++. Setelah UTS, kita berpindah ke Java. Diawali dengan beberapa perbedaan mendasar Java dari C++, kemudian kita lihat juga penerapan konsep-konsep OOP di Java.  Sebagai pelengkap, di Java kita bahas Reflection (menarik ya ?) dan Swing. Terakhir kita lihat JavaScript (the most misunderstood programming language) untuk melihat OOP di bahasa yang masuk kategori prototype-based (vs C++ dan Java yang class-based).

Kuliah yang singkat dengan bahan yang padat hanyalah titik awal untuk lebih memahami OOP. Latihan koding untuk mempertinggi jam terbang dan kegiatan mandiri lainnya jelas masih harus dilakukan…

Mudah-mudahan seluruh peserta kuliah berhasil belajar banyak hal semester ini, karena saya juga begitu… ;-)

May 14, 2009 - Posted by yaniwid | lecture, oop | | 4 Comments

4 Comments »

  1. hoo
    kok keren sih sekarang blajar Javascript ^_^

    Comment by petra | May 14, 2009

  2. Niatnya masih ada satu bahasa lagi. Tapi ternyata tidak sempat…

    Comment by yaniwid | May 15, 2009

  3. Maaf membalas thread lama.

    Tentang pengenalan bahasa untuk OOP:
    - Untuk prototype-based Java-script (atau lebih umum dan baku ECMA-script) memang pilihan yang tepat.
    - Java & C++ pada dasarnya sama – sama class-based, mungkin cukup salah satu saja.

    Menurut saya Objective-C menarik untuk dipilih karena reflective-nya, apalagi Obj-C makin naik daun seiring dengan makin besarnya pasar MacOS-X.

    Selain itu, bahasa Ada juga strategis untuk dipilih karena pendekatan “package”-nya, sementara Ada juga masih tetap pilihan terbaik untuk safety-critical application seperti di kalangan penerbangan.

    //dari pecinta Objective-C dan Ada yang kesulitan cari “teman” di Indonesia//

    Comment by Ki Syafrudin | October 20, 2009

  4. Di kuliah ini, kami berusaha memberikan konsep OOP, kemudian memperlihatkan implementasinya di beberapa bahasa pemrograman yang dianggap cukup populer. Harapannya, mahasiswa/lulusan kami nantinya tidak kesulitan jika ‘bertemu’ dengan bahasa baru yang masih masuk kategori berorientasi objek.
    Karena keterbatasan waktu, memang tidak banyak bahasa pemrograman yang bisa dibahas. Tks untuk sharing dan usulannya…

    Comment by yaniwid | October 21, 2009


Leave a comment