Refinement
Ini adalah salah satu konsep yang perlu kita terapkan pada setiap tahap pembangunan perangkat lunak, terutama tahap analisis dan perancangan. Dengan menerapkan konsep ini, kita belajar memodelkan persoalan dan solusi dalam beberapa level abstraksi. Makin lama makin detil, sehingga makin siap untuk di-coding.
Dari kuesioner peserta kuliah RPLL, kesulitan yang sering dihadapi adalah mendetilkan model. Misalnya, menurunkan suatu proses di DFD ke level berikutnya. Kenapa ini sulit ? Salah satu penyebabnya adalah karena kita belum banyak tahu tentang persoalan yang harus dimodelkan. Tentu saja jadi sulit. Untuk itu, komunikasi yang intensif dengan customer atau user perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam persoalan yang akan diselesaikan. Jika kita tidak berhasil mendapatkan informasi tentang sesuatu hal, maka berbagai asumsi harus ditetapkan. Tentu saja asumsi yang masuk akal…
Ya, refinement bisa kita lakukan apabila kita sudah lebih paham tentang apa yang ingin dimodelkan…
No comments yet.
Leave a comment
-
Archives
- November 2009 (5)
- October 2009 (15)
- September 2009 (12)
- August 2009 (5)
- July 2009 (4)
- June 2009 (7)
- May 2009 (14)
- April 2009 (7)
- March 2009 (7)
- February 2009 (18)
- January 2009 (15)
- December 2008 (13)
-
Categories
- analysis
- aspect oriented
- CBSE
- critical system
- design
- digital learning
- e-business
- ecosystem
- final project
- fun
- health informatics
- introduction
- lecture
- maintenance
- method
- oop
- others
- programming
- project
- project management
- quality
- real time system
- requirement
- research
- service computing
- soa
- software architecture
- software metrics
- software process
- software product
- software quality
- software standard
- technology
- testing
- tools
- Uncategorized
- webE
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS