Yani’s Weblog

it’s all about software engineering…

Sabar…

Punya tiga anak laki-laki yang berbeda minat memang susah-susah gampang. Termasuk urusan berbagi nonton TV. Selera yang berbeda-beda akhirnya memaksa mereka untuk membuat jadwal nonton masing-masing sehingga tidak bentrok.

Beberapa kali saat saya sedang asyik nonton, terpaksa mengalah karena salah seorang merasa lebih berhak nonton (karena sudah gilirannya). Kadang-kadang saya juga sedikit ‘ngambek’…

Dan hari itu pun terjadi lagi. Si Tengah merasa gilirannya menonton sudah tiba, sehingga saya harus mengalah. Si Bungsu yang kasihan melihat ibunya berusaha menghibur, “Sabar Bu… Nanti kalau udah giliran aku, Ibu boleh (ikut) nonton sambil nyuapin aku deh…” Yang ditonton tentu saja tetap film-nya dia… :-)

(Si Bungsu ini masih susah makan; seringkali perlu kesabaran ekstra untuk menyuapinya makan; jadi, hadiah kesabaran saya kali itu adalah menyuapinya tanpa perlu ‘berantem’ dulu… :-) )

October 28, 2009 Posted by yaniwid | Uncategorized | | 5 Comments

Testing Tools

Bahwa software harus diuji sebelum di-deploy, semua sudah tahu. Yang masih jarang dilakukan adalah melakukan pengujian yang komprehensif. Mengapa ? Akan ada banyak alasan. Salah satunya adalah karena tidak ada waktu atau bahkan waktu development sudah habis (deadline) sehingga harus segera di-deploy.

Sebenarnya, alasan tersebut tidak perlu lagi muncul apabila kita bisa melakukan pengujian software secara otomatis. Tidak lagi manual. Cukup banyak software testing tools yang bisa kita gunakan. Open source lagi…

Ini salah satu situs yang bisa dikunjungi: http://www.opensourcetesting.org

October 27, 2009 Posted by yaniwid | testing, tools | | 3 Comments

14 Tahun

Tanggal 22 Oktober adalah tanggal istimewa. Pernah saya ceritakan di sini. Setelah perkenalan yang tidak terlalu lama (kurang dari dua tahun itu singkat kan ?), kami memutuskan untuk menikah. Perkenalan lebih lanjut kami teruskan setelah menikah… :-)

Dan sampailah kami di hari ini: ulang tahun ke-14 pernikahan kami. Mudah-mudahan masih banyak lagi tahun-tahun indah kebersamaan kami setelah hari ini. Dan karena tiga anak kami laki-laki semua, sampai saat ini, saya masih jadi yang paling cantik di rumah… :-)

Dear friends, we wish you all have a wonderful life too…

October 22, 2009 Posted by yaniwid | Uncategorized | | 6 Comments

Product Service System

Saya masih terlibat dalam kegiatan pengembangan Digital Learning yang melibatkan para peneliti PPTIK ITB dan para
dosen dari UPI. Pernah saya ceritakan singkat di sini.

Saat ini, yang menjadi prioritas adalah pengembangan layanan Digital Learning untuk guru-guru dan murid-murin SD. SD yang menjadi contoh adalah dua SD di Bandung, dua SD di Subang, dan satu SD di Cianjur. Kemudian, layanan juga mulai dikembangkan untuk wilayah Kerom di Papua sana…

Layanan Digital Learning akan dikemas dalam bentuk Product Service System (PSS). Pak Armein (Ka PPTIK) menggunakan terminologi ini untuk membungkus produk dan layanan dalam satu kemasan. Jadi, kami bukan hanya men-deliver produk atau layanan, tapi kedua-duanya yang dikemas jadi satu. Terminologi ini (PSS) sudah cukup umum. Menurut wiseGEEK, Product service systems is a task oriented logical system that has an end result of stabilizing the relationship between production and consumption. Dari Wikipedia, diperoleh beberapa penjelasan tentang PSS: Product Service Systems are, put simply,are when a firm offers a mix of both products and services, in comparison to the traditional focus on products. As defined by (van Halen, te Riele, Goedkoop) “a marketable set of products and services capable of jointly fulfilling a user’s needs”

Ada tiga tipe PSS:

  1. Product Oriented PSS; konsumen akan memiliki produknya, provider akan menyediakan layanannya.
  2. Use Oriented PSS; produk dan layanan akan dimiliki dan disediakan oleh provider; tetapi dapat dimanfaatkan oleh konsumen. Biasanya PSS ini akan digunakan bersama-sama oleh beberapa konsumen.
  3. Result Oriented PSS; PSS ini mengganti produk dengan layanan; contohnya layanan voicemail yang menggantikan answering machines.

Konsep yang menarik. Karena saat ini mulai sulit jika kita hanya ‘menjual’ produk. Atau hanya ‘menjual’ layanan.
Orang tidak mau repot-repot belajar mengoperasikan produk yang baru dibelinya. Dan orang tidak mau repot menyiapkan berbagai ‘produk’ agar suatu layanan bisa dijalankan di atasnya…

October 22, 2009 Posted by yaniwid | service computing | | 1 Comment

Sehari-hari di SAB…

Photoblogging aja ya…

(foto-foto diambil dari FB-nya ayahnya Didit… :-) )

SAB2 SAB3SAB4

SAB5

October 21, 2009 Posted by yaniwid | Uncategorized | | 1 Comment

Services Computing

Ini adalah disiplin baru yang mencakup ilmu dan teknologi untuk menjembatani gap antara business services dan IT services. Ya, orang bisnis tidak perlu tahu terlalu detil tentang IT untuk menyelesaikan masalahnya, dan orang IT tidak harus paham bisnis untuk membantu mengembangkan solusi bisnis berbantuan IT. Teknologi dasarnya adalah web services dan SOA (service oriented architecture). Kenapa berkembang ? Uraian  pengantar di sini yang ditulis Pak Armein bisa memberikan gambaran…

Services Computing ini bahkan sudah didefinisikan Body of Knowledge-nya pada IEEE Transactions on Services Computing, Vol. 1, N0. 2, April – June 2008 (bisa diakses di sini). Lebih jauh lagi, kurikulum untuk degree program di bidang ini juga mulai didefinisikan…

Tertarik ?

October 20, 2009 Posted by yaniwid | service computing | | 7 Comments

Hujan (lagi) di SAB…

Musim hujan kembali tiba. Ingat postingan saya yang dulu ? Anak-anak SAB kembali tampil dengan jas hujan warna-warni. Jarak yang cukup jauh dari tempat parkir ke sekolah menyebabkan ibunya pun harus ikut hujan-hujanan. Tapi tentu saja tidak boleh mengeluh, karena anak-anak juga sama sekali tidak mengeluh. Semangat !!

Ini Didit saat pulang sekolah:
Foto0914

October 16, 2009 Posted by yaniwid | Uncategorized | | 7 Comments

Ontology, OWL, dan GOLD

Saya sedang terlibat dalam penelitian yang tujuan akhirnya adalah membuat repositori bahasa daerah nusantara.  Rencananya, repositori akan dibuat dengan teknologi web semantik. Web semantik memungkinkan mesin memahami makna semantik dari halaman web (sebelumnya, makna semantik baru bisa dikenali manusia saja). Pendekatan yang dipakai adalah dengan menggunakan ontology.

Ontology adalah representasi formal himpunan konsep pada suatu domain dan keterkaitan antar konsep dalam himpunan tersebut. Ontology banyak digunakan di berbagai bidang, salah satunya pada Web Semantik ini. Berikutnya, kajian diarahkan ke OWL (web ontology language), yaitu ontology untuk web semantik. Dan dilanjutkan dengan mengkaji GOLD (generic ontology for linguistic description), yaitu ontology untuk domain linguistik.

Menarik juga penelitian kami ini. Kami dibantu oleh rekan dari UPI yang lebih paham tentang linguistik, khususnya Bahasa Sunda. Bahasa Sunda ini akan jadi studi kasus kami di tahun pertama ini…

October 15, 2009 Posted by yaniwid | research | | 3 Comments

Makanya sering panas…

Saya pernah cerita ke Kiki bahwa arti nama adiknya adalah ‘matahari di bulan Ramadhan’. Radithya Ramadhan. Lahirnya memang di pagi hari yang cerah di bulan Ramadhan.

Suatu hari, Kiki berkomentar, ”Pantesan ade sering panas. Kan namanya matahari…”

Saat itu adenya memang sedang panas. Saya hanya bisa senyum… :)

October 14, 2009 Posted by yaniwid | Uncategorized | | 4 Comments

Web Server vs Application Server

Apa bedanya web server dengan application server pada arsitektur untuk aplikasi berbasis web ? Uraian paling mudah dimengerti saya ambil dari sini:

A Web server handles the HTTP protocol. When the Web server receives an HTTP request, it responds with an HTTP response, such as sending back an HTML page. To process a request, a Web server may respond with a static HTML page or image, send a redirect, or delegate the dynamic response generation to some other program such as CGI scripts, JSPs (JavaServer Pages), servlets, ASPs (Active Server Pages), server-side JavaScripts, or some other server-side technology. Whatever their purpose, such server-side programs generate a response, most often in HTML, for viewing in a Web browser.

An application server exposes business logic to client applications through various protocols, possibly including HTTP. While a Web server mainly deals with sending HTML for display in a Web browser, an application server provides access to business logic for use by client application programs. The application program can use this logic just as it would call a method on an object (or a function in the procedural world).

October 12, 2009 Posted by yaniwid | webE | | No Comments Yet