Yani’s Weblog

it’s all about software engineering…

Hujan (lagi) di SAB…

Musim hujan kembali tiba. Ingat postingan saya yang dulu ? Anak-anak SAB kembali tampil dengan jas hujan warna-warni. Jarak yang cukup jauh dari tempat parkir ke sekolah menyebabkan ibunya pun harus ikut hujan-hujanan. Tapi tentu saja tidak boleh mengeluh, karena anak-anak juga sama sekali tidak mengeluh. Semangat !!

Ini Didit saat pulang sekolah:
Foto0914

October 16, 2009 - Posted by yaniwid | Uncategorized | | 7 Comments

7 Comments »

  1. hihihi..asyiknya hujan hujanan..Bang Didit gaya amat.. :D

    Comment by neriumoleander | October 16, 2009

  2. Anak-anak tidak mengeluh, bahkan mungkin malah senang bisa hujan-hujanan atau main air … hehehe … Kapan ya terakhir kali kita kehujanan tapi tidak mengeluh dan malah senang seperti itu ?

    Comment by Oemar Bakrie | October 23, 2009

  3. Pasti sudah puluhan tahun yang lalu ya…
    Anak saya malah baru mau pulang sekolah kalau hujan sudah turun… :)

    Comment by yaniwid | October 24, 2009

  4. Pengalaman saya kehujanan tapi tidak mengeluh terakhir sabtu kemarin.
    Ceritanya saya dan anak 2 naik angkot Caringin ke Salman janjian dengan adik yang sedang wisuda di Sabuga. Sebetulnya sudah bisa ditebak sebentar lagi hujan, tapi saya menduga baru hujan setelah sampai di Salman, saya tidak menyempatkan diri nyari payung.
    Ternyata masih di angkot, hujan turun deras sekali dan kehujanan waktu turun dari angkot, meski tidak sampai kuyub karena bisa berteduh dulu di kios seberang bonbin sampai hujan agak mereda.
    Mengapa tidak mengeluh ?
    Karena pulang dari sana, anak saya yang nomor dua justru mengajak saya kapan – kapan pergi lagi menjelang hujan seperti tadi :-)

    ps.
    Anak saya yang sulung (Daud) SAB 3 dan adiknya (Wida) SAB 1.

    Comment by Ki Syafrudin | October 28, 2009

  5. Wah, di SAB juga ya…
    Malu ya kalau mengeluh. Anak kita saja tdk mengeluh… :)

    Comment by yaniwid | October 29, 2009

  6. Ya.
    Alhamdulillah, Bang Lendo (ITB TM-83) menggagas Sekolah Alam, jadinya anak saya Insya Allah bisa menghabiskan usia kanak – kanaknya di “Sekolah Terindah Dalam Hidupku” ini.

    Saya memang belajar banyak dari anak – anak.

    Baru – baru ini Daud baru saja khatam Quran, dan saya nggak bisa menjawab ketika Daud bertanya kepada saya, dulu saya khatam Quran kelas berapa, malu ketika saya akhirnya menjawab bahwa saya baru khatam di usia SMP.

    Untung saja dia tidak bertanya lebih lanjut berapa Juz yang saya hafal. Saya sudah tua begini masih satu juzpun belum, sedang hafalan dia dan teman – temannya sudah sekitar 1 juz setengah.

    Comment by Ki Syafrudin | October 29, 2009

  7. Mudah2an, anak2 kita lebih baik dari ibu bapaknya ya…

    Comment by yaniwid | November 1, 2009


Leave a comment