14 Tahun
Tanggal 22 Oktober adalah tanggal istimewa. Pernah saya ceritakan di sini. Setelah perkenalan yang tidak terlalu lama (kurang dari dua tahun itu singkat kan ?), kami memutuskan untuk menikah. Perkenalan lebih lanjut kami teruskan setelah menikah…
Dan sampailah kami di hari ini: ulang tahun ke-14 pernikahan kami. Mudah-mudahan masih banyak lagi tahun-tahun indah kebersamaan kami setelah hari ini. Dan karena tiga anak kami laki-laki semua, sampai saat ini, saya masih jadi yang paling cantik di rumah…
Dear friends, we wish you all have a wonderful life too…
Product Service System
Saya masih terlibat dalam kegiatan pengembangan Digital Learning yang melibatkan para peneliti PPTIK ITB dan para
dosen dari UPI. Pernah saya ceritakan singkat di sini.
Saat ini, yang menjadi prioritas adalah pengembangan layanan Digital Learning untuk guru-guru dan murid-murin SD. SD yang menjadi contoh adalah dua SD di Bandung, dua SD di Subang, dan satu SD di Cianjur. Kemudian, layanan juga mulai dikembangkan untuk wilayah Kerom di Papua sana…
Layanan Digital Learning akan dikemas dalam bentuk Product Service System (PSS). Pak Armein (Ka PPTIK) menggunakan terminologi ini untuk membungkus produk dan layanan dalam satu kemasan. Jadi, kami bukan hanya men-deliver produk atau layanan, tapi kedua-duanya yang dikemas jadi satu. Terminologi ini (PSS) sudah cukup umum. Menurut wiseGEEK, Product service systems is a task oriented logical system that has an end result of stabilizing the relationship between production and consumption. Dari Wikipedia, diperoleh beberapa penjelasan tentang PSS: Product Service Systems are, put simply,are when a firm offers a mix of both products and services, in comparison to the traditional focus on products. As defined by (van Halen, te Riele, Goedkoop) “a marketable set of products and services capable of jointly fulfilling a user’s needs”
Ada tiga tipe PSS:
- Product Oriented PSS; konsumen akan memiliki produknya, provider akan menyediakan layanannya.
- Use Oriented PSS; produk dan layanan akan dimiliki dan disediakan oleh provider; tetapi dapat dimanfaatkan oleh konsumen. Biasanya PSS ini akan digunakan bersama-sama oleh beberapa konsumen.
- Result Oriented PSS; PSS ini mengganti produk dengan layanan; contohnya layanan voicemail yang menggantikan answering machines.
Konsep yang menarik. Karena saat ini mulai sulit jika kita hanya ‘menjual’ produk. Atau hanya ‘menjual’ layanan.
Orang tidak mau repot-repot belajar mengoperasikan produk yang baru dibelinya. Dan orang tidak mau repot menyiapkan berbagai ‘produk’ agar suatu layanan bisa dijalankan di atasnya…
-
Archives
- November 2009 (5)
- October 2009 (15)
- September 2009 (12)
- August 2009 (5)
- July 2009 (4)
- June 2009 (7)
- May 2009 (14)
- April 2009 (7)
- March 2009 (7)
- February 2009 (18)
- January 2009 (15)
- December 2008 (13)
-
Categories
- analysis
- aspect oriented
- CBSE
- critical system
- design
- digital learning
- e-business
- ecosystem
- final project
- fun
- health informatics
- introduction
- lecture
- maintenance
- method
- oop
- others
- programming
- project
- project management
- quality
- real time system
- requirement
- research
- service computing
- soa
- software architecture
- software metrics
- software process
- software product
- software quality
- software standard
- technology
- testing
- tools
- Uncategorized
- webE
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS