SDLC

SDLC (software development life cycle) adalah siklus yang harus dilakukan pada proses pembangunan perangkat lunak. Umumnya terdiri dari tahap berikut: analisis, perancangan, coding, pengujian, dan perawatan.

Bagaimana tahapan-tahapan tersebut dilaksanakan, akan tergantung pada model proses yang dipilih. Ada model water fall, prototyping, spiral, dll… Atau yang terbaru: Agile model… (ttg agile model, kita bahas di posting berikutnya).

  1. June 29, 2008 at 1:38 pm

    yuk yuk moving ke agile model yuuukkk
    saya (masih) pake UP yani, i luv it, tapiii..
    (nanti saya cerita di post saya ahhh, pbasari.wordpress.com pbasari.multiply.com)

  2. andy p
    October 27, 2008 at 12:32 pm

    sy mau tanya nih, bedanya metodologi SDLC dan UML terletak dimana yah.. dan setiap tahapan SDLC ada gak di UML?…

    thanks

  3. yaniwid
    October 27, 2008 at 1:13 pm

    @andy:
    SDLC dan UML sama-sama bukan metodologi.
    SDLC (S/W development life cycle) memberikan gambaran tahapan pembangunan perangkat lunak, mulai dari pengumpulan kebutuhan, analisis, design, coding, dan testing.
    UML adalah notasi yang dapat kita gunakan untuk memodelkan hasil analisis dan hasil design kita.
    Jadi, jika kita misalnya menggunakan metode berorientasi-objek (mis. RUP=Rational Unified Process), kita bisa menggunakan UML sebagai notasi untuk memodelkan hasil analisis dan design-nya. Tapi jika kita menggunakan metode terstruktur, kita menggunakan notasi lain untuk memodelkan hasil analisis dan design-nya, seperti DFD, ERD, dll.

  4. aditya rinaldi
    March 3, 2011 at 7:54 pm

    mba mau tnya . . ??
    klo
    penjelasan aspect-oriented software development (AOSD)
    keuntungan sma kerugian nya . .
    gambarnya juga klo ad . .
    saya cari referensi gk dpet” . .
    tlong d bntu

  5. March 4, 2011 at 2:01 pm

    @aditya:
    Penjelasan pendahuluan ttg AOSD bisa dibaca di aspect oriented. Memang yang dibahas ttg AOP (programming). AOSD lebih lengkap karena kita sudah mengidentifikasi aspect sejak tahap analisis dan design…
    Beberapa riset ttg AOSD bisa ditelusuri dari:
    http://aosd.net/

  6. August 20, 2011 at 10:34 pm

    mbak, mau tanya…??
    contoh bagan UML kayak gmn??
    tolong dijelasin n kasih contohnya…
    makasih banyak, lagi buat TA

  7. August 26, 2011 at 4:52 am

    UML menyediakan berbagai jenis diagram yang dapat digunakan untuk memodelkan hasil analisis dan design perangkat lunak dari berbagai sudut pandang. Contoh diagramnya antara lain adalah diagram use case untuk memodelkan kebutuhan perangkat lunak, diagram sequence atau collaboration untuk memodelkan interaksi antar-objek, diagram kelas untuk menggambarkan asosiasi antar kelas, diagram komponen untuk memodelkan keterkaitan antar komponen perangkat lunak, diagram deployment untuk memodelkan alokasi komponen pada site yang berbeda, dan lain-lain.

    Referensi tentang UML ini cukup banyak. Silahkan dicari…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: