Home > analysis, introduction > Analisis Terstruktur

Analisis Terstruktur

Dengan metode terstruktur (di buku Pressman disebut metode konvensional) pada tahap analisis kita memodelkan PROBLEM dari tiga sudut pandang:

  1. pemodelan fungsional; kita memodelkan fungsional P/L dalam terminologi proses dan aliran data antar proses; kita membuat DFD (data flow diagram)
  2. pemodelan data; kita memodelkan kebutuhan data yang yang harus dikelola P/L dalam terminologi entitas data dan relasi antar-entitas; kita membuat ERD (entity-relationship diagram)
  3. pemodelan kelakuan (behaviour); kita memodelkan aspek dinamis P/L dalam terminologi state, event, dan action; kita amembuat STD (state transition diagram)

Kenapa harus dari tiga sudut pandang ?

Ya, untuk mendapatkan gambaran yang lengkap tentang suatu hal, akan lebih baik kalau kita memotretnya dari berbagai sudut pandang. Tapi jangan lupa, kita harus memastikan bahwa model yang kita buat dari berbagai sudut pandang tersebut harus dikelola dengan baik sehingga konsisten.

Ingat cerita tentang tiga orang buta yang ingin memahami gajah ? Satu orang meraba belalai gajah sehingga dia mendapat gambaran bahwa gajah itu panjang. Satu orang lagi meraba kupingnya, sehingga dia mendapat gambaran bahwa gajah itu lebar dan pipih. Satu orang lagi meraba badannya, sehingga dia memperolah gambaran bahwa gajah itu besar dan berkulit kasar. Jika informasi-informasi tersebut tidak dikelola dan dikoordinasikan, gambaran akhir tentang gajah akan jadi salah kan ??

Jadi, pastikan ketiga model di atas juga saling melengkapi dan konsisten. Misalnya, proses pada DFD harus didukung dengan adanya action di STD. Data store di DFD harus didukung dengan adanya entitas/relasi di ERD. Dst…

Categories: analysis, introduction
  1. August 21, 2008 at 4:02 pm

    hooo,,ini yang dibahas waktu kuliah RPL Lanjut tadi pagi ya bu,,,,

  2. August 21, 2008 at 9:30 pm

    Hehe, menyegarkan ingatan 1,5 tahun yang lalu, Bu😀

  3. August 22, 2008 at 8:19 am

    @tina: Ya… sambil ngajar, nge-blog…🙂

    @diaz: Ya, perlu disegarkan agar jadi refleks…🙂

  1. June 13, 2009 at 11:14 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: