Home > software process > The Cathedral vs The Bazaar

The Cathedral vs The Bazaar

The Cathedral dan the Bazaar (disingkat CatB) adalah dua software development model untuk free software project. Model ini dikenalkan oleh Eric S. Raymond berdasarkan hasil observasinya terhadap proses pembangunan kernel Linux serta pengalamannya mengelola open source project. Beda kedua model tersebut adalah sbb:

  1. The Cathedral model; source code tersedia/dapat diakses untuk setiap software release, tetapi kode-kode di antara dua release hanya bisa diakses oleh sekelompok software developer tertentu. Contohnya adalah pada proyek pembangunan GNU Emacs dan GCC.
  2. The Bazaar model; model ini lebih terbuka; publik dapat melihat setiap kode yang sedang dikembangkan via internet. Menurut Raymond, Linus Torvalds adalah pelopor model proses ini dengan filosofinya (Linus’s Law): the more widely available the source code is for public testing, scrutiny, and experimentation, the more rapidly all forms of bugs will be discovered.

Raymond menambahkan: dibutuhkan waktu dan energi yang lebih banyak untuk mencari bugs pada Cathedral model, karena working version of the code hanya bisa dilihat oleh developer yang terbatas.

Jadi, akhirnya, Bazaar-style open development model lebih banyak diadopsi pada open source and free software projects, baik seluruhnya maupun sebagian, termasuk pada proyek pembangunan GNU Emacs dan GCC yang awalnya menerapkan Cathedral Model .

Categories: software process
  1. August 29, 2008 at 2:06 pm

    Supaya proyek lebih terkendali, model bazaar dimodifikasi supaya tiap proposal perubahan ada dewan reviewernya sendiri.

    proposal yang disetujui akan masuk dalam release berikutnya.

    jadi mungkin mirip gabungan antara model bazaar dengan model katedral. seluruh kode, baik stable maupun unstable tetap bisa diakses, tapi perubahannya hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja.

  2. September 1, 2008 at 11:13 am

    Iya Peb, apapun yang tidak terkendali akan membuat repot ya…
    Jadi, yang ideal, kita ambil kelebihan masing-masing.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: