Home > project management > Kenapa pindah?

Kenapa pindah?

Salah satu resiko yang mungkin dan sering terjadi dalam pembangunan perangkat lunak adalah resiko non teknis, yaitu mundurnya satu atau beberapa anggota tim. Ya, entah karena ada pilihan lain yang lebih menarik, seseorang akhirnya memutuskan untuk mundur dan meninggalkan pekerjaannya.

Resiko ini harus diantisipasi dengan baik. Jika tidak, mundurnya satu atau beberapa anggota tim bisa mengakibatkan kegagalan proyek. Salah satu antisipasinya adalah dengan selalu menyiapkan anggota cadangan yang jika diperlukan dapat segera terlibat dalam proyek. Anggota cadangan ini harus cukup terlatih dengan baik, sehingga pada saat diperlukan, tidak diperlukan effort yang terlalu besar untuk beradaptasi.

Antisipasi lainnya adalah dengan menerapkan proses yang sedemikian rupa sehingga proyek tidak tergantung pada satu atau beberapa orang saja. Definisi proses pembangunan perangkat lunak dibuat sehingga siapapun akan dapat dengan cepat ikut terlibat. Bukankah salah satu karakteristik organisasi dengan level CMMI yang lebih tinggi adalah ketidak-tergantungan terhadap satu atau beberapa orang tertentu ?

Nah, menurut anda, kenapa kira-kira ada anggota yang memutuskan untuk mundur atau pindah ke lain perusahaan (bukan ke lain hati🙂 ) ? Pernahkan anda seperti itu ?

Categories: project management
  1. October 17, 2008 at 4:38 pm

    Mungkin kurangnya pembagian peran di dalam tim itu,.

    Atau kurang kuatnya ikatan dalam tim itu sebagai sebuah kelompok dengan tujuan bersama yang memang perlu untuk saling menjaga, bukan sekedar mengerjakan tugas masing-masing belaka,.

  2. yaniwid
    October 21, 2008 at 10:27 am

    Atau mungkin juga karena jenjang karir yang tidak jelas ya ?? Atau penghargaan yang kurang ??

  3. October 25, 2008 at 9:30 am

    Jadi penasaran, di Indonesia ini apakah sudah ada orang yang sanggup membuat software dengan cara yang benar ? Jangan-jangan kalau mau kerja dengan cara yang benar malah nantinya kalah tender dengan orang yang kerja serabutan.

  4. herman
    October 25, 2008 at 10:39 pm

    yah kita suka kalah tender oleh PT yg setelah proyek selesai PTnya bubar Pak😦 bukan serabutan lagi. cuma PT yg tdk ada komitmen jangka panjang..

  5. yaniwid
    October 27, 2008 at 11:16 am

    Pak Waskita, menurut saya, kalau orang membuat software dengan cara yang benar, maka software yang dihasilkan akan berkualitas baik. Hal ini akan membuatnya lebih dipercaya di pekerjaan berikutnya. Apalagi kalau ingin diakui sebagai developer skala dunia seperti para developer dari India…
    Sedangkan untuk menang tender, mungkin ada hal-hal non teknis yang diperlukan agar berhasil kali ya ?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: