Home > design, programming > OOD: From design to implementation

OOD: From design to implementation

Hasil OOD (OO design) yang siap diimplementasikan adalah design detil untuk setiap kelas yang sudah pula memperlihatkan librabry/framework/komponen  yang akan digunakan. Jadi, programmer benar-benar tinggal memetakan bahasa design ke bahasa pemrograman tertentu.

Salah satu yang harus diperhatikan adalah bagaimana design detil untuk setiap hubungan antar kelas. Bagaimana inheritance akan diimplementasikan, bagaimana asosiasi akan diimplementasikan. Untuk inheritance, kita perlu melihat dukungan konsep ini di bahasa pemrograman yang akan digunakan. Untuk asosiasi, kita perlu lebih detil melihat jenis asosiasinya. Bagaimana, misalnya, mandatory association akan diimplementasikan; bagaimana multiplicity (1 ke 1, 1 ke n, n ke m, dll) pada asosiasi akan diimplementasikan…

Jadi, pastikan hasil design anda benar-benar siap diimplementasikan oleh programmer…

(psstt… kalau jadi, semester depan saya akan mengajar Pemrograman Berorientasi Objek… siap-siap memrogram lagi …🙂 )

Categories: design, programming
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: