Home > design > OOD: Association between objects

OOD: Association between objects

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, asosiasi memodelkan komunikasi antar objek saat run-time. Seperti halnya objek yang kita instansiasi dari kelasnya, maka saat run time, akan terbentuk instans dari asosisasi yang disebut link. Link ini bisa terbentuk dan terputus secara dinamis selama eksekusi. Asosiasi menggambarkan bahwa sebuah objek menggunakan fasilitas objek lainnya; misalnya mengakses atributnya atau memanggil salah satu method-nya.

Ada dua jenis khusus asosisasi:

  • agregasi; sebuah objek “berisi” objek yang lain; sebuah objek (whole) merupakan agregat (gabungan) dari beberapa objek yang lain (parts)…
  • komposisi; bentuk khusus dari agregasi dengan kepemilikan yang lebih kuat (strong ownership); objek-objek parts dimiliki oleh hanya satu objek whole; saat objek whole ‘hilang’ dari memori, maka seluruh objek part-nya ikut ‘hilang’…

Sebuah asosiasi bisa kita lengkapi informasi tambahan berupa nama asosiasi, role suatu objek pada setiap asosiasi, serta multiplicity-nya (1:1, 1:N, N:M, dst). Nama dan role akan membantu pemahaman kita terhadap model (mis. pada diagram kelas). Multiplicity memberikan gambaran jumlah link yang mungkin terbentuk saat run time.

Apakah model design kita harus selengkap ini ?

Sekali lagi, model yang lengkap akan membantu kita saat akan merancang setiap kelas lebih detil lagi (detail design), sehingga akhirnya siap dipetakan ke bahasa pemrograman tertentu…

Dan satu lagi, model yang baik adalah model yang secara komprehensif menyatakan persoalan yang sebenarnya, serta mudah dipahami (aspek readability)…

Categories: design
  1. January 13, 2009 at 9:49 am

    ini dibahasnya di kuliah RPLL yah, Bu?

    dari kemaren bahasnya OOD, terus. kalo OOA bagaimana?

  2. January 13, 2009 at 10:00 am

    Ini dibahas di APBO. Di RPLL hanya di-review sekilas. Saya catat di blog ini karena model design yang dibuat, masih banyak yang seadanya, dan masih ada gap besar dengan hasil implementasinya. Padahal, ini adalah hal penting. OOA (rasanya) tidak terlalu banyak masalah…

  3. January 13, 2009 at 4:48 pm

    Ini dibahas di bagian yang mana ya, sebelum Design Pattern ya, Bu,.

  4. January 15, 2009 at 12:36 pm

    Kayaknya tersebar di materi sebelum design patern dan saat kita bahas from design to implementation
    Denger penjelasan di kelas, kurang jelas dibanding baca di blog ya ?? Saya juga sedang belajar membuat ‘sari’-nya di blog ini…šŸ™‚

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: