Home > software architecture > Architecture Model

Architecture Model

OK, pentingnya memilih dan merancang arsitektur software sudah kita ketahui dari posting sebelumnya. Lalu, seperti apa sebenarnya model arsitektur yang harus kita buat. Berikut adalah beberapa model yang bisa kita gunakan:

  • model struktur statis yang memperlihatkan subsistem atau komponen software yang akan kita bangun sebagai bagian-bagian yang terpisah
  • model proses dinamis yang memperlihatkan sistem diorganisasi dalam terminologi proses saat run-time
  • model antarmuka yang mendefinisikan layanan yang ditawarkan/disediakan oleh setiap subsistem/komponen melalui public interface-nya
  • model relasi yang menggambarkan berbagai relasi antar elemen model seperti aliran data antar subsistem/komponen
  • model distribusi yang menggambarkan bagaimana subsistem didistribusikan di berbagai node

Notasinya seperti apa ? Menurut saya, notasi apapun boleh digunakan asalkan mudah dipahami. Tapi memang akan lebih baik kalau kita menggunakan notasi standar. Jika menggunakan UML, model statis digambarkan dengan diagram kelas, diagram package, atau diagram komponen.  Model proses dinamis digambarkan dengan diagram proses. Model distribusi digambarkan dengan diagram deployment.

Sejumlah peneliti sebenarnya sudah mengusulkan penggunaan ADL (Architecture Description Language). Elemen dasar bahasa ini adalah komponen dan konektor. Ada aturan dan pedoman untuk mendeskripsikan well-formed architecture. Akan tetapi, bahasa-bahasa khusus tersebut umumnya hanya bisa dipahami dengan baik oleh para expert bahasanya. Agak sulit untuk digunakan secara praktis. Karena itu, notasi yang umum digunakan adalah notasi informal seperti UML.

Apakah seluruh model harus dibuat ? Makin lengkap tentu saja makin baik. Tapi, untuk kasus-kasus tertentu, mungkin kita hanya perlu memodelkan beberapa view saja…

Categories: software architecture
  1. henry
    February 14, 2009 at 6:56 am

    Boleh tau Bu beda antara arsitektur dan design?

  2. February 16, 2009 at 9:31 am

    Arsitektur P/L adalah bagian dari model design. Secara menyeluruh, kita ingin mendapatkan gambaran P/L yang akan dibuat, komponen apa yang harus ada, bagaimana sebuah komponen terhubung dengan komponen lain, dst…
    Model design yang lengkap mencakup hal-hal lain seperti merancang antarmuka, merancang struktur basisdata, merancang detil setiap komponen…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: