Home > final project > Framework MVC untuk WebApp

Framework MVC untuk WebApp

Riadhy (2002) mengkaji konsep MVC (Model-View-Controller),  serta penerapan konsep tersebut pada aplikasi berbasis Web. Selanjutnya, dikaji empat framework yang katanya menerapkan konsep MVC ini. Framework yang dikaji adalah CakePHP, Symphony Project, CodeIgniter, dan Zend Framework (ZF). Dari hasil analisis, ZF dinilai sebagai framework yang paling mendekati implementasi konsep MVC yang murni.

Selanjutnya, ZF dicoba untuk digunakan dalam studi kasus membangun perangkat lunak pendukung operasional perkebunan kelapa sawit. Kenapa studi kasus ini yang dipilih ? Karena sepanjang masa operasinya, P/L ini rawan perubahan, sehingga penerapan arsitektur MVC untuk kasus seperti ini akan memudahkan bagi tim pengembangnya. Ya, konsep MVC yang memisahkan komponen model (data), view (presentasi), dan controller (proses) memang memudahkan kita untuk melokalisasi perubahan yang harus dilakukan…

Kerja yang bagus Riadhy… 🙂

Categories: final project
  1. August 18, 2009 at 4:04 pm

    agak komen banyak gpp khan bu😛 mau sharing2
    sebenarnya saya ingin tahu dasar perbandingannya

    kalau CI memang agak jatuh di bagian Model karena konsep “Model” dia gak bisa menggambarkan entity dengan baik. Sementara untuk CakePHP dan Symphony sudah sangat baik dengan fitur Object Relational Mappingnya dan bisa menggambarkan entity dan hubungan antar entitynya. Untuk itu CI punya fork namanya KohanaPHP (framework favorit saya, hehehe).
    Kalau menurut rekan ZF itu defaultnya cuman ada ActiveRecord jadi belum bisa memetakan relationship antar entity.
    Tapi kalau fitur2 lain gak bisa bandingin keempat2nya sih (belum eksplore penuh semua, paling CI doang :P) Kalau adu performa, konon CI itu yang paling kencang….

    sayang frameworknya sepertinya masih terbatas pada framework PHP, ya Bu.
    padahal kalau melihat framework di bahasa lain sangat menarik juga, Ruby on Rails misalnya yang konsepnya ditiru baik oleh CakePHP, Symphony, dan Kohana😛

  2. August 19, 2009 at 2:10 pm

    Petra, thx untuk sharingnya. Riadhy membandingkan dengan mengacu pada definisi konsep MVC murni. Jadi, pemilihan tidak didasarkan pada fitur-fitur tambahan lainnya.

    Ya, fokusnya memang masih pada framework PHP…

  3. September 24, 2009 at 11:50 pm

    ada pendapat mengatakan bahwa mvc itu melanggar oo. dimana pertukaran data dan coupling antar kelas sangat besar.

    Saya bacanya dari Design Pattern in Code

  4. September 28, 2009 at 9:49 am

    Ya. Karena satu kelas ‘dibagi’ jadi 3: model, view, dan controller. Tapi untuk kasus tertentu, pemisahan ini justru menguntungkan..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: