Home > final project, soa > SOAD dan SCA

SOAD dan SCA

Yuandra Ismiraldi (2005) mengkaji metode untuk pembangunan aplikasi berbasis SOA. Metode SOAD (Service Oriented Analysis and Design) yang dikaji ternyata masih agak sulit diterapkan di seluruh life cycle pembangunan aplikasi. Untuk itu, dikaji SCA (Service Component Architecture) untuk melengkapinya. SOAD memberikan arahan untuk mengidentifikasi dan merancang services dari proses bisnis, tetapi arahan implementasinya masih terbuka. Sedangkan SCA memberi arahan untuk merancang lebih detil services yang sudah terdefinisi sehingga siap dan bisa diimplementasikan pada teknologi tertentu. Menariknya, di sini ada perkawinan service dan component

Dari hasil kajian tersebut, Andra mengembangkan metode lengkap untuk pembangunan aplikasi berbasis SOA yang mengacu pada SOAD dan SCA tersebut di atas. Dilengkapi satu tambahan langkap pendefinisian kebutuhan aplikasi dari sisi pengguna dengan menggunakan diagram use case. Dan ternyata, diagram use case juga dapat dimanfaatkan untuk membantu proses identifikasi services (tidak hanya dari proses bisnis).

Metode lengkap yang dihasilkan tentunya ‘kurang valid’ jika belum pernah diuji-coba. Maka, Andra menerapkan metode lengkap tersebut pada sebuah studi kasus. Studi kasusnya berupa pembangunan tiga buah aplikasi. Satu aplikasi utama yang dibangun dengan metode lengkap tersebut. Dua aplikasi lainnya ada aplikasi berbasis web biasa. Ketiga aplikasi akan saling melakukan invokasi services

Topik yang sungguh menarik Andra. Dan mudah-mudahan bisa dilanjutkan di Tesis S2 nanti…🙂

Categories: final project, soa
  1. September 24, 2009 at 11:11 pm

    “saling melakukan invokasi services”

    Bukankah service tersebut sifatnya autonomous? Mengapa saling melakukan invokasi.

    Apakah maksudnya seperti method invocation? Bukankah antar service yg ada hanya sending message (one way atau publish subscribe)

  2. October 21, 2009 at 4:39 pm

    Maksud invokasi di sini adalah mengakses servis. Saya gunakan istilah ini krn akses web service dasarnya dari remote method invocation, tapi dg cara yg lebih ‘mudah’…
    CMIIW.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: