Home > Uncategorized > Penutup Catatan Ramadhan

Penutup Catatan Ramadhan

Perjalanan mudik balik ke Bandung di hari ke-2 lebaran, kami kembali ditemani ceramahnya Pak Miftah Faridl (mirip dengan perjalanan mudik kami tahun lalu). Kali ini dari radio KLCBS (hebat, dari sekitar Rajapolah siarannya sudah tertangkap). Kembali Pak Miftah menguraikan bahwa tujuan utama shaum Ramadhan adalah agar kita menjadi orang yang taqwa. Bagaimana agar menjadi orang yang taqwa ? Ciri-cirinya antara lain adalah:

  • mampu mengendalikan emosi
  • mampu bersabar
  • mampu memaafkan orang lain

Fokus bahasan kali ini adalah ciri-ciri yang ke-3. Kemampuan memaafkan orang lain. Ini erat sekali hubungannya dengan memelihara tali silaturahim. Memaafkan orang yang juga siap memaafkan kita adalah hal yang mudah. Yang sulit adalah memaafkan orang yang tidak mau memaafkan kita, yang selalu memusuhi kita. Menyambung tali silaturahim dengan orang yang siap bersilaturahim dengan kita adalah perkara mudah. Yang sulit adalah menyambung tali silaturahim dengan orang yang memusuhi kita, yang tidak mau menyambung tali silaturahim dengan kita. Yang penting juga untuk diperhatikan adalah bahwa silaturahim yang kita jaga, jangan sampai menyakiti sekelompok orang yang lain. Tujuan menyambungkan tali silaturahim adalah untuk membawa kebaikan. Jangan sampai kita ‘pilih-pilih’ saat bersilaturahim; jangan sampai keluar kata-kata yang menyakitkan saat bersilaturahim (keinginan untuk ‘membicarakan’ orang lain, seringkali sulit ditahan saat kita kumpul-kumpul, red),  sehingga menimbulkan ‘kemarahan’ orang lain…

Beberapa keuntungan menyambungkan tali silaturahim adalah Allah SWT akan memanjangkan umur kita, menyehatkan tubuh kita, memudahkan hisab kita nanti di Hari Akhir. Alangkah hebatnya…

Jadi, sambungkanlah tali silaturahim, peliharalah hubungan kekeluargaan, ajaklah anak-anak kita untuk mengunjungi saudara-saudaranya, karena balasannya begitu indah…

Bagi yang merayakannya: Selamat Iedul Fitri 1430 H. Taqabalallahu minna wa minkum (semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita). Bagi seluruh pengunjung blog ini, mohon maaf lahir dan bathin…

Categories: Uncategorized
  1. September 22, 2009 at 3:11 pm

    Wah hebat ya di mobil sambil dengerin ceramah agama, saya biasanya dengerin lagu karena kalau di luar kota siaran radio (yg kita inginkan) tidak tertangkap, sekalian biar nggak ngantuk … hehehe🙂

    Maaf lahir batin, dan semoga amal ibadah kita diterima Allah swt. Amin

  2. r_purbasari
    September 22, 2009 at 11:38 pm

    Taqobbal Ya Kariim…. Amin….

  3. September 23, 2009 at 5:52 pm

    @PaK Hendra:
    Kebetulan itu salah satu radio yg sering kami dengar. Dan kebetulan siarannya tertangkap. Kalau tidak, kami juga mendengarkan lagu. Anak2 lagi senang lagu2 Jacko…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: