Home > Uncategorized > Hujan (lagi) di SAB…

Hujan (lagi) di SAB…

Musim hujan kembali tiba. Ingat postingan saya yang dulu ? Anak-anak SAB kembali tampil dengan jas hujan warna-warni. Jarak yang cukup jauh dari tempat parkir ke sekolah menyebabkan ibunya pun harus ikut hujan-hujanan. Tapi tentu saja tidak boleh mengeluh, karena anak-anak juga sama sekali tidak mengeluh. Semangat !!

Ini Didit saat pulang sekolah:
Foto0914

Categories: Uncategorized
  1. neriumoleander
    October 16, 2009 at 2:16 pm

    hihihi..asyiknya hujan hujanan..Bang Didit gaya amat..๐Ÿ˜€

  2. October 23, 2009 at 2:08 pm

    Anak-anak tidak mengeluh, bahkan mungkin malah senang bisa hujan-hujanan atau main air … hehehe … Kapan ya terakhir kali kita kehujanan tapi tidak mengeluh dan malah senang seperti itu ?

  3. October 24, 2009 at 11:16 am

    Pasti sudah puluhan tahun yang lalu ya…
    Anak saya malah baru mau pulang sekolah kalau hujan sudah turun…๐Ÿ™‚

  4. Ki Syafrudin
    October 28, 2009 at 8:41 pm

    Pengalaman saya kehujanan tapi tidak mengeluh terakhir sabtu kemarin.
    Ceritanya saya dan anak 2 naik angkot Caringin ke Salman janjian dengan adik yang sedang wisuda di Sabuga. Sebetulnya sudah bisa ditebak sebentar lagi hujan, tapi saya menduga baru hujan setelah sampai di Salman, saya tidak menyempatkan diri nyari payung.
    Ternyata masih di angkot, hujan turun deras sekali dan kehujanan waktu turun dari angkot, meski tidak sampai kuyub karena bisa berteduh dulu di kios seberang bonbin sampai hujan agak mereda.
    Mengapa tidak mengeluh ?
    Karena pulang dari sana, anak saya yang nomor dua justru mengajak saya kapan – kapan pergi lagi menjelang hujan seperti tadi๐Ÿ™‚

    ps.
    Anak saya yang sulung (Daud) SAB 3 dan adiknya (Wida) SAB 1.

  5. October 29, 2009 at 6:01 pm

    Wah, di SAB juga ya…
    Malu ya kalau mengeluh. Anak kita saja tdk mengeluh…๐Ÿ™‚

  6. Ki Syafrudin
    October 29, 2009 at 7:46 pm

    Ya.
    Alhamdulillah, Bang Lendo (ITB TM-83) menggagas Sekolah Alam, jadinya anak saya Insya Allah bisa menghabiskan usia kanak – kanaknya di “Sekolah Terindah Dalam Hidupku” ini.

    Saya memang belajar banyak dari anak – anak.

    Baru – baru ini Daud baru saja khatam Quran, dan saya nggak bisa menjawab ketika Daud bertanya kepada saya, dulu saya khatam Quran kelas berapa, malu ketika saya akhirnya menjawab bahwa saya baru khatam di usia SMP.

    Untung saja dia tidak bertanya lebih lanjut berapa Juz yang saya hafal. Saya sudah tua begini masih satu juzpun belum, sedang hafalan dia dan teman – temannya sudah sekitar 1 juz setengah.

  7. November 1, 2009 at 7:55 pm

    Mudah2an, anak2 kita lebih baik dari ibu bapaknya ya…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: