Home > service computing, service science, soa > Designing a PSS (2)

Designing a PSS (2)

Menyambung tulisan sebelumnya, berikut ini adalah salah satu tahapan perancangan PSS yang dapat dipilih:

  1. Value proposition; yaitu mendefinisikan kebutuhan (parameter fungsional) yang harus dipenuhi PSS.
  2. Market analysis; yaitu mendefinisikan target pengguna  dan kemungkinan pola penggunaan PSS; serta melakukan analisis terhadap service yang sama atau terkait untuk suatu pola penggunaan.
  3. Product/service definition; yaitu mendefinisikan arsitektur dan fungsionalitas utama dari PSS.
  4. Use case analysis; yaitu melakukan analisis terhadap sejumlah skenario penggunaan PSS dengan mengacu pada informasi dan hasil riset yang sudah ada. Suatu hipotesis akan dibuat pada tahap ini untuk digunakan saat akan mendefinisikan lebih detil fungsi utama, kebutuhan, dan prioritas PSS.
  5. Tentative architecture; yaitu mengusulkan suatu alternatif arsitektur service dengan mengacu hasil pada tahap sebelumnya.
  6. Test; yaitu menguji alternatif arsitektur dengan berbagai pola penggunaan PSS yang mungkin terjadi.
  7. Final definition; yaitu mendefinisikan ulang arsitektur final yang akan dipilih dengan mengacu pada hasil pengujian alternatif arsitektur sebelumnya.

Beda dengan tahapan merancang produk atau layanan ya…

(sumber: N. Morelli, 2002, Product-Service Systems, A Perspective Shift for Designers: A Case Study: The Design of The Telecentre)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: