Home > requirement > extend vs uses

extend vs uses

(Ini adalah lanjutan bahasan tentang Diagram Use Case yang dibahas di sini)

Stereotype <<extend>> menggambarkan adanya alternatif urutan aksi yang mungkin disisipkan pada satu atau beberapa use case. Urutan aksi alternatif ini  bersifat optional. Jika use case B (yang membungkus urutan aksi alternatif tadi) disisipkan ke use case A (use case utamanya), maka ada garis berpanah dari B ke A dengan stereotype <<extend>>. Istilah lain untuk <<extend>> adalah <<insert>>.

Stereotype <<uses>> menggambarkan adanya urutan aksi yang harus dilakukan juga. Urutan aksi ini dipisahkan dari use case utama karena mungkin akan muncul di banyak use case. Jika use case A (use utama) terhubung ke use case B (yang membungkus urutan aksi yang dipisahkan) dengan stereotype <uses>, artinya setiap kali instans (skenario) use case A dilakukan, maka instans dari use case B juga akan dilakukan. Instilah lain untuk stereotype <<uses>> ini adalah <<include>>.

Jadi, <<extend>> itu optional, <<uses>> itu wajib…

Categories: requirement
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: