Home > Uncategorized > Ayam goreng… ayam goreng…

Ayam goreng… ayam goreng…

Ramadhan kali ini, si bungsu (6,5 th) sudah mulai tamat shaumnya. Sahur dan berbuka pada waktunya. Lima hari pertama memang sempat batal di tengah-tengah. Diselingi minum air putih dan minum susu dulu. Ya, keluhan utamanya memang haus. Apalagi cuaca panas terik saat sekolah di SAB yang cukup terbuka…

Tips si bungsu untuk menghilangkan rasa haus itu katanya, “Aku terus-terusan aja bilang: ayam goreng… ayam goreng… ayam goreng… Biar hausnya ganti jadi lapar…”šŸ˜€

Alhamdulillah, keluhan hausnya sekarang sudah jarang terdengar lagi. Dan ‘mantra’ ayam goreng tidak perlu disebut lagi…šŸ™‚

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: